Perhatikan kasus berikut!
Pak Agus menjabat sebagai kepala personalia di sebuah perusahaan. Ia tahu bahwa perusahaannya sedang mencari seorang sekretaris. Akan tetapi, ia sengaja menyimpan informasi tersebut. Ia hanya membuka lowongan kerja dalam waktu singkat agar jumlah pelamar sedikit sehingga memperbesar peluang keponakannya untuk diterima di perusahaan. Saat wawancara berlangsung, Pak Agus sengaja memberikan skor rendah kepada calon karyawan lain. Akan tetapi, ia justru memberikan penilaian tinggi pada keponakannya meskipun tidak kompeten.
Kasus tersebut menunjukkan praktik nepotisme karena . . . .
A. membatasi kesempatan orang lain untuk berpartisipasi secara aktif di bidang pekerjaan
B. menyalahgunakan fasilitas umum demi meraup keuntungan untuk diri dan kerabatnya sendiri
C. mengutamakan kepentingan kelompok atau kalangan sendiri di atas kepentingan umum
D. menyalahgunakan jabatan yang dimilikinya untuk kepentingan anggota kerabatnya sendiri
E. membatasi akses informasi sehingga kelompok sosial tertentu sulit memperoleh haknya
Jawaban:
D. menyalahgunakan jabatan yang dimilikinya untuk kepentingan anggota kerabatnya sendiri