
Pada proses bioteknologi konvensional bahan baku kacang kedelai yang difermentasikan dapat dibuat berbagai jenis makanan, seperti tauco, tempe, dan kecap. Mengapa hal itu dapat terjadi?
A. Jenis mikroba yang berbeda mengekskresikan enzim-enzim yang berbeda
B. Makin lama proses fermentasi maka jenis makanan yang dihasilkan berbeda
C. Tempe tidak memerlukan ruang steril, tauco dan kecap memerlukan ruang steril
D. Tauco dan kecap difermentasikan oleh bakteri, tempe difermentasikan oleh jamur
E. Tempe, tauco, dan kecap difermentasikan oleh bakteri yang berbeda

Jawaban
Jawaban dari pertanyaana di atas adalah:
Jawaban A
Pembahasan
Tauco, tempe, dan kecap dibuat dengan teknik bioteknologi konvensional yaiutu mengandalkan jasa mikroorganisme melalui proses fermentasi. Mikroorganisme yang digunakan adalah bakteri dan fungi.
- Tauco: hasil fermentasi kacang kedelai oleh jamur Aspergillus orizae
- Tempe: hasil fermentasi kacang kedelai oleh jamur Rhizopus orizae
- Kecap : hasil fermentasi kacang kedelai oleh jamur Aspergillus wentii dan Aspergillus soyae
- Dengan bahan yang sama tapi difermentasi oleh jamur (fungi) yang berbeda, ternyata dihasilkan produk yang berbeda. Hal ini disebabkan karena setiap jamur mengekskresikan enzim yang berbeda-beda. Jamur termasuk salah satu jenis mikroorganisme.