30 Soal Pilihan Ganda Tentang Keselamatan Kerja

Selamat datang di TANYA WISLAH, tempat terbaik untuk menemukan berbagai contoh soal pilihan ganda tentang Keselamatan Kerja. Kami telah merangkum 30 contoh soal yang dirancang khusus untuk membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda tentang Keselamatan Kerja.

Soal-soal ini telah disusun sesuai dengan kurikulum terkini dan mencakup berbagai aspek penting dari Keselamatan Kerja. Bagi para guru, kumpulan soal ini dapat dijadikan referensi yang berharga untuk evaluasi pembelajaran di kelas. Sementara bagi siswa, ini adalah sumber belajar yang sangat baik untuk memperkuat pemahaman mereka tentang materi Keselamatan Kerja.

Berikut adalah 30 contoh soal pilihan ganda tentang Keselamatan Kerja lengkap dengan jawabannya yang telah kami siapkan untuk Anda:

  1. Apa tujuan utama dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)?
    A. Meningkatkan pendapatan perusahaan
    B. Mengurangi jumlah pekerja
    C. Menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman
    D. Menambah beban kerja pekerja
    Kunci jawaban: C
  2. Menurut UU Pokok Kesehatan RI No. 9 Tahun 1960, Kesehatan Kerja bertujuan agar masyarakat pekerja memperoleh:
    A. Gaji yang tinggi
    B. Kesehatan setinggi-tingginya
    C. Waktu libur lebih banyak
    D. Pekerjaan yang mudah
    Kunci jawaban: B
  3. Berdasarkan H.W. Heinrich, penyebab utama kecelakaan kerja adalah:
    A. Kondisi lingkungan yang tidak aman
    B. Perilaku yang tidak aman
    C. Kurangnya peralatan kerja
    D. Faktor cuaca
    Kunci jawaban: B
  4. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) harus mematuhi protokol K3 terutama saat:
    A. Bekerja di kantor
    B. Melakukan penilaian aset Pertamina
    C. Mengadakan rapat
    D. Menerima tamu
    Kunci jawaban: B
  5. Program K3 dilaksanakan karena alasan berikut kecuali:
    A. Perikemanusiaan
    B. Undang-Undang
    C. Alasan ekonomi
    D. Keinginan pekerja
    Kunci jawaban: D
  6. Apa tujuan utama dari UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja?
    A. Meningkatkan produksi barang
    B. Mencegah terjadinya kecelakaan dan sakit akibat kerja
    C. Mengurangi jam kerja pekerja
    D. Menambah hari libur pekerja
    Kunci jawaban: B
  7. Salah satu faktor yang mempengaruhi Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah:
    A. Gaji pekerja
    B. Beban Kerja
    C. Waktu libur
    D. Jarak tempuh ke tempat kerja
    Kunci jawaban: B
  8. Kapastias kerja pegawai dipengaruhi oleh:
    A. Tingkat pendidikan dan keterampilan
    B. Jumlah libur dalam setahun
    C. Gaji yang diterima
    D. Jarak rumah ke tempat kerja
    Kunci jawaban: A
  9. Lingkungan kerja mencakup faktor-faktor berikut kecuali:
    A. Fisik
    B. Kimia
    C. Ekonomi
    D. Biologi
    Kunci jawaban: C
  10. Metode HIRARC dalam pencegahan kecelakaan kerja terdiri dari:
    A. Hazard Identification, Risk Assessment, dan Risk Control
    B. Hazard Identification, Reporting, dan Control
    C. Hazard Investigation, Risk Analysis, dan Risk Control
    D. Hazard Investigation, Reporting, dan Communication
    Kunci jawaban: A
  11. Kategori bahaya menurut Suardi termasuk:
    A. Bahaya fisik, mekanik, dan biologis
    B. Bahaya finansial dan politik
    C. Bahaya fisik dan ekonomi
    D. Bahaya sosial dan kultural
    Kunci jawaban: A
  12. Apa yang dimaksud dengan ‘risk assessment’ dalam K3?
    A. Penilaian kondisi lingkungan kerja
    B. Penilaian risiko yang dapat terjadi
    C. Penilaian jumlah pekerja
    D. Penilaian efektivitas kerja
    Kunci jawaban: B
  13. Pengendalian risiko dapat dilakukan dengan:
    A. Mengabaikan bahaya yang ada
    B. Menentukan skala prioritas
    C. Mempekerjakan lebih banyak orang
    D. Meningkatkan jam kerja
    Kunci jawaban: B
  14. Salah satu hirarki pengendalian risiko menurut OHSAS 18001 adalah:
    A. Eliminasi
    B. Pelatihan
    C. Pemberian bonus
    D. Peningkatan gaji
    Kunci jawaban: A
  15. Prinsip utama yang harus ada dalam suatu perusahaan untuk menerapkan K3 adalah:
    A. Buku panduan penggunaan alat
    B. Ruang kerja yang luas
    C. Jumlah pekerja yang banyak
    D. Kebijakan tanpa libur
    Kunci jawaban: A
  16. Alat Pelindung Diri (APD) digunakan untuk:
    A. Menambah kecepatan kerja
    B. Mencegah kecelakaan kerja
    C. Memudahkan komunikasi
    D. Mengurangi biaya produksi
    Kunci jawaban: B
  17. K3 berdasarkan perikemanusiaan bertujuan untuk:
    A. Mengurangi biaya perusahaan
    B. Mengurangi rasa sakit dari pekerjaan yang diderita
    C. Meningkatkan keuntungan perusahaan
    D. Menambah jumlah pekerja
    Kunci jawaban: B
  18. Menurut Sutrisno dan Ruswandi, syarat lingkungan kerja yang aman adalah:
    A. Penerangan memadai dan ventilasi baik
    B. Suara bising dari mesin
    C. Banyaknya pekerja dalam satu ruangan
    D. Tidak adanya alat pelindung diri
    Kunci jawaban: A
  19. Dalam penerapan K3, pendidikan dan pelatihan tentang kesadaran K3 bertujuan untuk:
    A. Mengurangi jam kerja
    B. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pekerja
    C. Mengurangi jumlah pekerja
    D. Meningkatkan biaya operasional
    Kunci jawaban: B
  20. Bahaya ergonomi berkaitan dengan:
    A. Keadaan gizi pekerja
    B. Posisi dan tata letak peralatan kerja
    C. Kondisi cuaca
    D. Kebijakan perusahaan
    Kunci jawaban: B
  21. Penilaian risiko melibatkan dua aspek utama yaitu:
    A. Kecepatan dan ketepatan
    B. Biaya dan waktu
    C. Likelihood dan severity
    D. Jumlah pekerja dan durasi kerja
    Kunci jawaban: C
  22. Salah satu langkah dalam pengendalian risiko adalah:
    A. Menambah beban kerja
    B. Substitusi
    C. Mengurangi jumlah pekerja
    D. Membuat lebih banyak laporan
    Kunci jawaban: B
  23. Menurut Budiono, faktor yang mempengaruhi Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah:
    A. Jumlah karyawan
    B. Beban kerja
    C. Gaji karyawan
    D. Kebijakan perusahaan
    Kunci jawaban: B
  24. Identifikasi bahaya mencakup:
    A. Evaluasi performa kerja
    B. Analisis biaya
    C. Kategori bahaya fisik, kimia, dan biologi
    D. Penyusunan laporan
    Kunci jawaban: C
  25. APD adalah singkatan dari:
    A. Alat Pelindung Diri
    B. Asosiasi Pekerja Daerah
    C. Aksi Penanggulangan Darurat
    D. Alat Pemantau Distribusi
    Kunci jawaban: A
  26. Mengapa pendidikan dan pelatihan tentang K3 penting di tempat kerja?
    A. Untuk mengurangi biaya operasional
    B. Untuk meningkatkan pengetahuan pekerja tentang keselamatan
    C. Untuk mengurangi jumlah hari kerja
    D. Untuk meningkatkan jumlah pekerja
    Kunci jawaban: B
  27. Penerapan K3 berdasarkan Undang-Undang bertujuan untuk:
    A. Mengurangi jumlah pekerja
    B. Memenuhi ketentuan hukum
    C. Meningkatkan beban kerja
    D. Mengurangi waktu libur
    Kunci jawaban: B
  28. Contoh dari pengendalian risiko dengan teknik eliminasi adalah:
    A. Menggantikan bahan kimia berbahaya dengan yang kurang berbahaya
    B. Memberikan bonus kepada pekerja
    C. Mengurangi jam kerja pekerja
    D. Menghilangkan sumber bahaya dari lingkungan kerja
    Kunci jawaban: D
  29. Faktor lingkungan kerja yang harus diperhatikan dalam K3 mencakup:
    A. Jumlah gaji pekerja
    B. Waktu libur pekerja
    C. Ventilasi dan sirkulasi udara
    D. Jarak rumah ke tempat kerja
    Kunci jawaban: C
  30. Proses penilaian untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang bertujuan untuk mengontrol risiko disebut:
    A. Identifikasi bahaya
    B. Penilaian risiko
    C. Pengendalian risiko
    D. Evaluasi risiko
    Kunci jawaban: B

Related posts