Ceritakan kehebatan polisi melalui sebuah puisi karanganmu sendiri. Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk membuat puisimu.
1. Gunakan salah satu atau lebih gambar tentang kegiatan polisi di masyarakat tersebut.
2. Rangkailah sebuah puisi yang terdiri atas tiga bait. Masing-masing bait terdiri atas empat baris kalimat sederhana.
3. Gunakan beberapa kata sifat yang menjadi bagian dari gagasan pokok setiap baitnya.
4. Tuliskan kalimat-kalimat dalam baris puisimu di buku catatanmu.
5. Periksa dan baca kembali beberapa kali untuk dirasakan keindahan makna dan rimanya. Jika ada yang belum sesuai segera ganti sesuai keinginanmu.
6. Salinlah puisimu pada kertas ukuran A4. Tuliskan dengan rapi agar jelas dibaca.
7. Bacakan puisimu di depan kelas dengan percaya diri.
8. Setelah itu, tukarkan puisimu dengan puisi temanmu.
9. Pahamilah isi puisi temanmu lalu tuliskan makna dan isi puisi pada setiap baitnya pada buku catatanmu. Bacakan hasil pemikiranmu terhadap puisi temanmu di depan kelas.
10. Salinlah puisimu di sini lengkap dengan judul dan pembuatnya.
Jawaban:
Polisi yang Hebat
Dengan jiwa yang tegas,
Gagah perkasa dan lugas,
Tersembunyi dibalik seragam dinas,
Yang gagah lagi berkelas.
Tanpa diiringi sifat angkuh,
Kau berangkat selepas subuh,
Berikan kenyamanan para pengendara,
Yang tengah mengejar asa.
Dengan peluit di mulutmu,
Serta panduan dari kedua tanganmu,
Luruskan semua yang mengganggu,
Untuk patuhi setiap rambu-rambu.
Hai Bapak Polisi yang Hebat,
Sungguh tugasmu begitu berat,
Namun kaulah pilihan yang tepat,
Untuk mengayomi masyarakat.
Meski sang surya panas menyengat,
Seragammu basah karena keringat,
Tak pernah kau berkata penat,
Karena kaulah pelayan terhebat.
Maknanya: Menceritakan kehebatan polisi yang semangat menjalankan tugasnya tak peduli terik matahari.