Dalam dunia pendidikan Indonesia, nama Ki Hadjar Dewantara tidak bisa dilepaskan dari fondasi filosofi pendidikan yang memanusiakan manusia. Ia dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional yang telah meletakkan dasar pemikiran tentang bagaimana pendidikan seharusnya membebaskan dan memberdayakan peserta didik. Oleh karena itu, peran pendidik menurut Ki Hadjar Dewantara menjadi salah satu materi pokok dalam Modul 3 Topik 1 PPG Guru Tertentu 2025, khususnya pada sub-materi tentang pendidikan yang memerdekakan dan berpihak pada peserta didik.
Pertanyaan tentang peran pendidik menurut Ki Hadjar Dewantara sering muncul dalam latihan soal PPG karena hal ini menyangkut filosofi pendidikan yang masih relevan hingga kini. Untuk dapat menjawab soal dengan benar, guru harus memahami esensi dari pandangan Ki Hadjar: bahwa pendidikan bukanlah sekadar mengisi kepala anak dengan informasi, melainkan menuntun mereka agar potensi alaminya berkembang secara bebas dan utuh.
A. Soal PPG: Apa Peran Pendidik Menurut Ki Hadjar Dewantara?
Bentuk Soal Latihan Pemahaman
Berikut adalah salah satu contoh soal yang muncul dalam latihan pemahaman Modul 3 Topik 1 PPG Guru Tertentu 2025, khususnya pada sub-materi Pendidikan yang Memerdekakan dan Berpihak pada Peserta Didik:
Soal: Apa peran pendidik menurut Ki Hadjar Dewantara?
Pilihan Jawaban:
A. Melakukan transfer ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kepada peserta didik.
B. Memberikan arahan kepada peserta didik agar tumbuh dan berkembang seoptimal mungkin.
C. Menuntun tumbuh dan hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak.
D. Mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada anak agar sukses di masa depan.
E. Membantu anak menemukan potensi dirinya sendiri.
Jawaban yang Benar:
✅ C. Menuntun tumbuh dan hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak
B. Jawaban Lengkap Soal: Penjelasan Peran Pendidik Menurut Ki Hadjar Dewantara
1. Makna “Menuntun Tumbuh dan Hidupnya Kekuatan Kodrat”
Ki Hadjar Dewantara berpandangan bahwa pendidikan sejatinya merupakan proses “menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya”.
Berikut adalah unsur penting dari pandangan tersebut:
| Unsur Penting | Penjelasan |
|---|---|
| Menuntun | Peran pendidik bukan memaksa atau mengarahkan secara sepihak, tetapi membimbing dengan kasih dan pemahaman. |
| Kekuatan Kodrat | Setiap anak memiliki bakat, minat, dan potensi bawaan sejak lahir. |
| Tumbuh dan Hidup | Pendidikan harus membiarkan anak berkembang alami dan mandiri, tidak dibentuk secara artifisial. |
2. Perbedaan dengan Konsep Pendidikan Konvensional
Banyak pendidik masih menganggap bahwa peran guru adalah mentransfer ilmu (seperti pilihan A atau D). Padahal menurut Ki Hadjar, peran guru justru lebih mulia dan mendalam. Berikut tabel perbandingan:
| Konsep Konvensional | Konsep Ki Hadjar Dewantara |
|---|---|
| Guru pusat ilmu pengetahuan | Anak adalah subjek belajar |
| Anak harus mengikuti kurikulum guru | Guru menyesuaikan pendekatan dengan potensi anak |
| Pendidikan sebagai indoktrinasi | Pendidikan sebagai pembebasan dan pemberdayaan |
3. Ciri-Ciri Pendidik Menurut Ki Hadjar Dewantara
Untuk memperjelas, berikut adalah daftar peran dan sikap yang mencerminkan pendidik sejati menurut ajaran Ki Hadjar Dewantara:
- Menjadi Penuntun, bukan pengendali.
- Memberikan kebebasan belajar kepada peserta didik dalam batas-batas nilai luhur.
- Memfasilitasi tumbuh kembang anak secara alami, sesuai dengan potensinya.
- Menghormati kodrat alam dan kodrat zaman, tidak melawan fitrah anak maupun tuntutan zaman.
- Menanamkan nilai-nilai budi pekerti, bukan sekadar teori kognitif.
- Mengutamakan keteladanan, bukan hanya perintah.
- Menghargai keberagaman potensi dan cara belajar setiap anak.
Penutup
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa peran pendidik menurut Ki Hadjar Dewantara bukan sekadar mengajar atau menyampaikan pengetahuan, melainkan menjadi penuntun dalam hidup dan tumbuhnya anak. Guru sejati adalah mereka yang mampu menghargai kodrat setiap anak dan memberikan ruang bagi potensi alaminya untuk berkembang, demi menciptakan generasi yang merdeka lahir dan batin. Pemahaman mendalam terhadap filosofi ini sangat penting, terutama bagi para guru yang sedang mengikuti PPG 2025 agar tidak hanya lulus secara administratif, tetapi juga menghayati nilai-nilai pendidikan sejati.
Dengan demikian, dalam konteks Modul 3 Topik 1 PPG Guru Tertentu 2025, peran pendidik menurut Ki Hadjar Dewantara menjadi inti dari pendidikan yang memerdekakan, berpihak pada anak, dan menghargai potensi kodrati yang ada dalam setiap individu.