Kalkulator Hitung PPh 21

Kalkulator Hitung PPh 21 adalah alat bantu yang dirancang untuk memudahkan pengguna memperkirakan besarnya Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 berdasarkan penghasilan dan status perpajakan yang dimasukkan. Dengan kalkulator ini, pengguna dapat menghitung estimasi PPh 21 secara lebih praktis tanpa harus melakukan perhitungan manual yang rumit, termasuk memperhatikan penghasilan bruto dan kategori Tarif Efektif Rata-Rata (TER).

Kalkulator Hitung PPh 21

Hitung estimasi Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 berdasarkan penghasilan bruto dan status PTKP.

Data Penghasilan
Masukkan gaji pokok sebelum pajak.
Gabungkan tunjangan tetap/tidak tetap yang menjadi penghasilan bruto.
Digunakan untuk estimasi rekonsiliasi tahunan.
Hasil Perhitungan PPh 21
Penghasilan Bruto Rp0
Kategori TER –
Tarif TER 0%
PPh 21 Bulanan Rp0
Estimasi PPh 21 Setahun Rp0
Estimasi Penghasilan Setelah PPh Rp0

Detail Perhitungan

Keterangan Nilai
Gaji Pokok Rp0
Tunjangan Rp0
Bonus / Insentif Rp0
THR / Penghasilan Tambahan Rp0
Total Penghasilan Bruto Rp0
Status PTKP –
Nilai PTKP Rp0
Kategori TER –
Tarif Efektif Rata-Rata 0%
PPh 21 Bulanan Rp0
Catatan: Hasil kalkulator ini merupakan estimasi berdasarkan data yang dimasukkan. Untuk kebutuhan administrasi perpajakan resmi, perhitungan perlu disesuaikan dengan kondisi wajib pajak, jenis penghasilan, pengurang yang diperbolehkan, masa pajak terakhir, serta ketentuan perpajakan yang berlaku.
Kalkulator Hitung PPh 21 © 2026

Cara Menggunakan Kalkulator Hitung PPh 21

  1. Masukkan Gaji Pokok
    Isi nominal gaji pokok yang diterima setiap bulan.
  2. Masukkan Total Tunjangan
    Masukkan jumlah tunjangan yang menjadi bagian dari penghasilan bruto.
  3. Masukkan Bonus atau Insentif
    Jika menerima bonus atau insentif, masukkan nominalnya. Jika tidak ada, isi dengan angka 0.
  4. Masukkan THR atau Penghasilan Tambahan
    Masukkan nominal THR atau penghasilan tambahan apabila ada.
  5. Pilih Status PTKP
    Pilih status yang sesuai, seperti TK/0, TK/1, K/0, K/1, K/2, atau K/3. Status ini digunakan untuk menentukan kategori TER.
  6. Pilih Bulan Perhitungan
    Tentukan bulan yang ingin dihitung, mulai dari Januari sampai Desember.
  7. Masukkan PPh 21 yang Sudah Dipotong
    Jika ingin melakukan estimasi rekonsiliasi, masukkan jumlah PPh 21 yang telah dipotong sebelumnya. Jika belum ada, masukkan 0.
  8. Klik "Hitung PPh 21"
    Setelah seluruh data diisi, tekan tombol Hitung PPh 21. Sistem akan menghitung penghasilan bruto, menentukan kategori TER, menampilkan tarif TER, serta memberikan estimasi PPh 21.
  9. Periksa Hasil Perhitungan
    Hasil akan menampilkan penghasilan bruto, kategori TER, tarif TER, PPh 21 bulanan, estimasi PPh 21 tahunan, dan estimasi penghasilan setelah pajak. Bagian detail perhitungan juga dapat digunakan untuk melihat rincian setiap komponen yang digunakan dalam kalkulasi.

Catatan

Hasil yang ditampilkan merupakan estimasi berdasarkan data yang dimasukkan ke dalam kalkulator. Perhitungan PPh 21 sebenarnya dapat dipengaruhi oleh jenis penerima penghasilan, komponen penghasilan dan pengurang yang diperbolehkan, masa pajak terakhir, serta ketentuan perpajakan yang berlaku.

Related posts