Kata Hubung (Sambung) dalam Bahasa Jepang: Contoh Kalimat dalam Percakapan

Bahasa Jepang, seperti bahasa lainnya, memiliki beragam kata hubung atau konjungsi yang penting untuk menyambung ide dan memperjelas makna dalam sebuah kalimat. Kata Hubung (Sambung) dalam Bahasa Jepang: Contoh Kalimat dalam Percakapan menjadi salah satu aspek penting yang harus dikuasai untuk memperlancar komunikasi sehari-hari. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap dan mendetail berbagai jenis kata hubung dalam bahasa Jepang, lengkap dengan contoh kalimat percakapan, tabel, dan daftar agar lebih mudah dipahami.


Apa Itu Kata Hubung dalam Bahasa Jepang?

Kata hubung (konjungsi) dalam bahasa Jepang disebut 接続詞 (setsuzokushi). Fungsi utamanya adalah untuk:

  • Menyambungkan dua kalimat atau klausa.
  • Menjelaskan hubungan sebab-akibat, pilihan, waktu, dan lainnya.
  • Memperjelas alur pembicaraan dalam percakapan sehari-hari.

Tabel Kata Hubung Populer dalam Bahasa Jepang

Bahasa IndonesiaBahasa JepangCara Baca
dan~と~to
atauまたはmata wa
karena~なので~nanode
kalauもしmoshi
bahwa~だと~da to
tapiでもdemo
laluそれからsore kara
makaそれでsore de
setelah~の後~no ato
ketika~の時~no toki
bahkanそれどころかsore dokoro ka
sehingga~の結果~no kekka
namunしかしshikashi
agar~のように~no you ni
sebelum前にmae ni
sesudah~の後~no ato

Macam-Macam Kata Hubung dalam Bahasa Jepang dan Contoh Kalimat

1. Dan dalam Bahasa Jepang ~と (to)

Makna: Menghubungkan dua kata benda atau klausa.

Contoh Kalimat:

  • 私はりんごバナナが好きです。
    (Watashi wa ringo to banana ga suki desu.)
    Saya suka apel dan pisang.

2. Atau dalam Bahasa Jepang または (mata wa)

Makna: Menyatakan pilihan.

Contoh Kalimat:

  • またはお茶を飲みますか?
    (Mizu mata wa ocha o nomimasu ka?)
    Mau minum air atau teh?

3. Karena dalam Bahasa Jepang ~なので (nanode)

Makna: Menyatakan sebab.

Contoh Kalimat:

  • なので出かけません。
    (Ame nanode dekakemasen.)
    Saya tidak pergi keluar karena hujan.

4. Kalau dalam Bahasa Jepang もし (moshi)

Makna: Menyatakan kemungkinan.

Contoh Kalimat:

  • もし暇なら、映画を見に行こう。
    (Moshi hima nara, eiga o mi ni ikou.)
    Kalau ada waktu luang, ayo nonton film.

5. Bahwa dalam Bahasa Jepang ~だと (da to)

Makna: Menyatakan kutipan atau pendapat.

Contoh Kalimat:

  • 彼は来るだと思います。
    (Kare wa kuru da to omoimasu.)
    Saya pikir bahwa dia akan datang.

6. Tapi dalam Bahasa Jepang でも (demo)

Makna: Menyatakan pertentangan.

Contoh Kalimat:

  • 行きたいでも忙しい。
    (Ikitai demo isogashii.)
    Ingin pergi, tapi sibuk.

7. Lalu dalam Bahasa Jepang それから (sore kara)

Makna: Melanjutkan cerita atau aktivitas.

Contoh Kalimat:

  • ご飯を食べた。それからテレビを見た。
    (Gohan o tabeta. Sore kara terebi o mita.)
    Saya makan, lalu menonton TV.

8. Maka dalam Bahasa Jepang それで (sore de)

Makna: Menunjukkan hasil dari sebab tertentu.

Contoh Kalimat:

  • 道に迷った。それで遅れた。
    (Michi ni mayotta. Sore de okureta.)
    Tersesat, maka terlambat.

9. Setelah dalam Bahasa Jepang ~の後 (no ato)

Makna: Menunjukkan urutan waktu.

Contoh Kalimat:

  • 学校の後、友達と遊びます。
    (Gakkou no ato, tomodachi to asobimasu.)
    Setelah sekolah, saya bermain dengan teman.

10. Ketika dalam Bahasa Jepang ~の時 (no toki)

Makna: Menunjukkan waktu kejadian.

Contoh Kalimat:

  • 子供の時、よく外で遊んだ。
    (Kodomo no toki, yoku soto de asonda.)
    Ketika kecil, saya sering bermain di luar.

Kata Hubung Lainnya dan Contoh Kalimat

11. Bahkan – それどころか (sore dokoro ka)

  • 彼は忙しい。それどころか病気だ。
    (Kare wa isogashii. Sore dokoro ka byouki da.)
    Dia sibuk, bahkan sakit.

12. Sehingga – ~の結果 (no kekka)

  • 勉強しなかったの結果、試験に落ちた。
    (Benkyou shinakatta no kekka, shiken ni ochita.)
    Tidak belajar, sehingga gagal ujian.

13. Namun – しかし (shikashi)

  • 試合は楽しかった。しかし負けた。
    (Shiai wa tanoshikatta. Shikashi maketa.)
    Pertandingannya seru, namun kalah.

14. Bila – ~の時 (no toki)

  • 疲れたの時、休んでください。
    (Tsukareta no toki, yasunde kudasai.)
    Bila lelah, silakan beristirahat.

15. Sejak – ~の時から (no toki kara)

  • 日本の時からアニメが好きだった。
    (Nihon no toki kara anime ga suki datta.)
    Sejak di Jepang, saya sudah suka anime.

16. Selama – ~の間 (no aida)

  • 夏休みの間、旅行しました。
    (Natsuyasumi no aida, ryokou shimashita.)
    Saya bepergian selama liburan musim panas.

17. Agar – ~のように (no you ni)

  • 忘れないようにメモを取った。
    (Wasurenai you ni memo o totta.)
    Saya membuat catatan agar tidak lupa.

18. Serta – ~と共に (to tomo ni)

  • 友達と共に勉強した。
    (Tomodachi to tomo ni benkyou shita.)
    Belajar serta teman.

19. Sebelum – 前に (mae ni)

  • 出発前に確認してください。
    (Shuppatsu mae ni kakunin shite kudasai.)
    Tolong cek sebelum berangkat.

20. Maupun – ~もまた (mo mata)

  • もまた好きです。
    (Neko mo mata suki desu.)
    Saya suka kucing maupun anjing.

Tambahan Kosakata dan Contoh

Kata Hubung Tambahan

  • Padahal → しかし~なのだが (shikashi~nano da ga)
  • Sedangkan → 一方~ (ippou~)
  • Malah → それどころか (sore dokoro ka)
  • Apalagi → なおさら (naosara)
  • Supaya → ~するように (~suru you ni)
  • Yakni → すなわち (sunawachi)
  • Meskipun → ~だけれども (~dakeredomo)
  • Melainkan → しかし~ (shikashi~)
  • Walaupun → ~だけれど (~dakeredo)
  • Apabila → ~の時 (~no toki)
  • Sesudah → ~の後 (~no ato)
  • Selanjutnya → 次に (tsugi ni)
  • Gara-gara → ~のせいで (~no sei de)
  • Lantas → それから (sore kara)
  • Seakan-akan → あたかも (atakamo)
  • Jangan-jangan → ~でなければよいのだが (~denakereba yoi no da ga)
  • Kendati → ~にも関わらず (~ni mo kakawarazu)
  • Sekalipun → ~にも関わらず (~ni mo kakawarazu)
  • Artinya → つまり (tsumari)
  • Semasa → ~のとき (~no toki)
  • Andaikata → ~だとすると (~da to suru to)
  • Biarpun → ~にも関わらず (~ni mo kakawarazu)

Menguasai Kata Hubung (Sambung) dalam Bahasa Jepang: Contoh Kalimat dalam Percakapan sangat penting untuk memperkaya kemampuan berbahasa Jepang, khususnya dalam membentuk kalimat yang alami dan nyambung. Dengan memahami berbagai kata hubung seperti dan, atau, karena, kalau, serta penggunaan konjungsi lainnya, percakapan kita menjadi lebih lancar, logis, dan menarik. Teruslah berlatih menggunakan Kata Hubung (Sambung) dalam Bahasa Jepang: Contoh Kalimat dalam Percakapan ini dalam percakapan sehari-hari agar kemampuan berbahasa Jepang kamu semakin mahir!

Related posts