Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 57 58 59 60 

Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 57 58 59 60 

Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 57 Pilihan Ganda

Evaluasi
I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e yang dianggap jawaban yang paling tepat!

1. Pada lafal terdapat hukum bacaan Mad…
a. Tabi’i
b. ‘Iwad
c. Wajib Muttasil
d. Jaiz Munfasil
e. ‘Arid Lissukun
Jawab : A

2. Perhatikan potongan ayat berikut!
wahh tilafill laiyli wannahari
Potongan ayat di atas artinya…
a. penciptaan langit dan bumi
b. tanda-tanda kebesaran Allah Swt.
c. dan pergantian malam dan siang
d. orang-orang yang mengingat Allah Swt.
e. dalam keadaan berdiri dan duduk
Jawab : C

3. Arti “ulil albab” ialah…
a. umat Islam
b. orang yang dewasa
c. umat-umat terdahulu
d. generasi muda Islam
e. orang yang berakal sehat
Jawab : E

4. Sikap yang tepat terhadap ayat al-Quran adalah…
a. membacanya setiap malam Jumat dengan khusyuk
b. membaca dengan tartil dan suara yang bagus
c. membacanya dengan fasih di hadapan guru
d. membaca dan mengkajinya bersama orang yang ahli
e. membacanya setiap saat untuk mendapatkan kelancaran usaha
Jawab : E

5. Berikut ini tidak termasuk sikap seorang ulil albab yang tercantum dalam Q.S. Ali ‘Imran/3:191 yaitu…
a. Merenungkan ciptaan Allah Swt.
b. Menghafalkan ayat-ayat tertentu
c. Mengingat Allah Swt. dalam keadaan duduk
d. Mengingat Allah Swt. dalam keadaan berdiri
e. Mengingat Allah Swt. dalam keadaan berbaring
Jawab : B

Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 58 59 60 Isian

II. Kerjakan soal berikut dengan benar dan tepat!
1. Jelaskan apa saja yang harus dilakukan oleh umat Islam terhadap ayat-ayat al-Quran yang menjelaskan tentang fenomena alam? jelaskan!

Hal yang harus dilakukan oleh umat islam terhadap ayat yang menjelaskan tentang fenomena alam adalah memahami isi kandungan ayat tersebut, mengenal kebesaran Allah dari fenomena alam yang terjadi dan mengkaji ayat yang menjelaskan tentang fenomena alam tersebut sebagai sumber ilmu pengetahuan.

2. Berdasarkan analisismu, jelaskan beberapa manfaat diciptakannya semut!

Beberapa manfaat semut :

  • Semut Bermanfaat untuk menjaga kebun dari serangan hamadan penyakit, karena semut dapat memangsa hama yang secara langsung merusak tanaman ataupun yang menyebarkan penyakit pada tanaman.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa semut jenis Rangrang dapat memangsa berbagai jenis hama tanaman seperti: Hama kepik hijau, Ulat pemakan daun, Ulat pemakan buah dan berbagai jenis kutu-kutuan pada tanaman coklat, mete dan jeruk.
  • Semut Bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa semut ampuh untuk mengobati penyakit Kanker, Kolesterol, Maag, dan Asam Urat.
  • Semut Bermanfaat untuk memberikan kita pelajaran berharga

3. Nyamuk yang biasa terbang ternyata menjadi makanan cicak yang tidak dapat terbang. Jelaskan makna di balik fakta tersebut!

Makna nyamuk yang bisa terbang ternyata menjadi makanan cicak yang tidak dapat terbang adalah rezeki telah diatur oleh Allah Swt.

4. Jelaskan karakteristik orang yang cerdas dalam pandangan Rasulullah saw.!

Karakteristik orang yang cerdas dalam pandangan Rasulullah SAW adalah orang Mukmin yang paling banyak mengingat mati serta paling baik persiapannya guna menghadapi kehidupan selanjutnya setelah mati.

5. Jelaskan sikap dan perilaku umat Islam yang sejalan dengan pola pikir kritis dan cerdas!

Sikap dan prilaku umat islam yg sejalan dg pola pikir kritis dan cerdas adalah  selalu berfikir sebelum bertindak , berfikir apakah tindakannya nanti itu ada tuntunan apa tidak , berfikir apakah akibat dari tindakannya nanti.

III. Berilah tanda checklist () pada kolom di bawah ini sesuai kemampuanmu dalam membaca dan menghafal ayat dan hadis berikut dengan tartil!

Untuk tugas pada bagian III ini, silahkan teman-teman jawab dengan cara checklist pada kolom pilihan sesuai dengan pemahaman teman-teman saat ini.

IV. Salinlah lafal-lafal yang mengandung hukum tajwid pada Q.S. Ali Imran/3:190-191 ke dalam tabel berikut dan jelaskan hukum bacaannya!

Tajwid Surat Ali-Imran ayat 190:

إِنَّ → ghunnah karena ada nun ditasydid

فِي → mad thobi’i karena ada kasroh diikuti ya’ suku

خَلْقِ السَّمَاوَاتِ → idghom syamsyiyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu salah satu huruf syamsyiyah yaitu huruf sin, dan mad thobi’i karena da fathah diikuti alif

وَالْأَرْضِ → idhar qomariyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu alif

وَاخْتِلَافِ → mad thobi’i karena ada fayhah diikuti alif

اللَّيْلِ → idghom syamsyiyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu lam

وَالنَّهَارِ → idghom syamsyiyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu nun dan mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif

لَآيَاتٍ لِأُولِي → idghom bila ghunnah karena ada tanwin bertemu lam

الْأَلْبَابِ → idhar qomariyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu alif, dan mad arid lis sukun karena sebelum waqaf ada mad thobi’i

Tajwid Surat Ali-Imran ayat 191 :
الَّذِينَ → idghom syamsyiyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu lam
يَذْكُرُونَ → mad thobi’i karena ada dhommah diikuti wawu sukun
اللَّهَ → tafhim karena ada lam jalalain didahului fathah
قِيَامًا → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
قِيَامًا وَقُعُودًا → idghom bighunnah karena ada tanwin bertemu wawu tidak dalam satu kalimah
وَقُعُودًا → mad thobi’i karena ada dhommah diikuti wawu sukun
وَقُعُودًا وَعَلَىٰ → idghom bighunnah karena ada tanwin bertemu wawu tidak dalam satu kalimah
جُنُوبِهِمْ → mad thobi’i karena ada dhommah diikuti wawu suku
جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ → idhar syafawi karena ada mim mati bertemu dengan salah satu huruf idhar syafawi yaitu huruf wawu
يَتَفَكَّرُونَ → mad thobi’i karena ada dhommah diikuti wawu sukun
فِي → mad thobi’i karena ada kasroh diikuti ya’ sukun
السَّمَاوَاتِ → idghom syamsyiyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu salah satu huruf syamsyiyah yaitu huruf sin, dan mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
وَالْأَرْضِ → idhar qomariyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu alif
رَبَّنَا → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
مَا → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
خَلَقْتَ → qolqolah sughro karena ada salah satu huruf qolqolah bertanda baca sukun atau asli mati
هَٰذَا → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
بَاطِلًا → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
بَاطِلًا سُبْحَانَكَ → ihfa’ karena ada tanwin bertemu salah satu huruf ihfa’ yaitu huruf sin
سُبْحَانَكَ → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
فَقِنَا → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
عَذَابَ → mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif
النَّارِ → idghom syamsyiyah karena ada alif lam (lam ta’rif) bertemu nun, dan mad arid lis sukun karena sebelum waqof ada mad thobi’i

Related posts