Kunci Jawaban (6.18) Tema 4 – Mengelola Asesmen dan Strategi Pengajaran dalam Kerangka Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP): Pelatihan Pintar Kemenag Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar (Terbaru)

Ini adalah Kunci Jawaban (6.18) Tema 4 – Mengelola Asesmen dan Strategi Pengajaran dalam Kerangka Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP): Pelatihan Pintar Kemenag Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar (Terbaru). Kunci jawaban ini bermanfaat untuk peserta pelatihan sebagai panduan dalam memahami materi secara lebih terarah dan membantu menyelesaikan pembelajaran dengan lebih efektif. Pelatihan ini diselenggarakan melalui platform Pintar Kemenag berbasis Massive Open Online Course (MOOC), dilakukan secara asynchronous dan sepenuhnya online, tanpa sesi Zoom maupun tatap muka, sehingga peserta dapat belajar secara mandiri kapan saja dan di mana saja selama periode pelatihan 5 hari.

Pelatihan Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar dirancang untuk memperkuat kapasitas pendidik dalam menghadapi keberagaman murid dan menerapkan prinsip inklusif dalam pembelajaran. Dengan total 40 Jam Pelajaran (JP), peserta mengikuti seluruh modul secara mandiri sesuai alur pembelajaran. Pelatihan ini dapat diikuti oleh Guru PNS maupun Non-PNS Kemenag, terbuka bagi semua pangkat, jenis kelamin, dan latar belakang pendidikan, sehingga memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi semua pendidik untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan tingkat dasar, peserta diharapkan mampu memahami ragam bentuk keberagaman individu serta merefleksikannya dalam diri dan praktik mengajar. Peserta juga dilatih untuk memiliki empati tinggi terhadap murid dengan karakteristik beragam, mampu menganalisis potensi dan risiko keberagaman, serta siap menjadi agen perubahan dalam menciptakan strategi pengelolaan pembelajaran yang menghargai keberagaman. Pemahaman ini menjadi landasan penting dalam menciptakan ruang belajar yang lebih inklusif.

Selain itu, pelatihan ini menekankan pentingnya memahami akar filosofis dan nilai-nilai dasar pendidikan inklusif. Peserta dibimbing untuk menginternalisasi prinsip-prinsip inklusi dalam peran mereka sebagai pendidik, sekaligus menguasai penerapan lingkungan fisik dan sosial-emosional kelas yang aman, nyaman, serta mendukung keberagaman murid. Materi penting seperti Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP), asesmen fungsional, strategi pengajaran langsung, dan penggunaan prompt menjadi bagian utama dalam pelatihan ini.

Latar belakang penyelenggaraan pelatihan ini berangkat dari kebutuhan nyata di sekolah, di mana banyak pendidik masih kesulitan dalam memahami konsep inklusi dan menerapkannya secara efektif dalam pembelajaran. Melalui pelatihan ini, guru mendapatkan bekal teori, nilai dasar, dan strategi praktis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif. Tema 4 – Mengelola Asesmen dan Strategi Pengajaran dalam Kerangka DUP menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian modul pelatihan yang terdiri dari enam section.


Kunci Jawaban (6.18) Tema 4 – Mengelola Asesmen dan Strategi Pengajaran dalam Kerangka Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP): Pelatihan Pintar Kemenag Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar (Terbaru)


Seorang guru ingin menerapkan strategi pengajaran langsung di kelas heterogen. Langkah awal paling tepat adalah…

  1. Menjelaskan tujuan pembelajaran secara eksplisit
  2. Menyampaikan langkah-langkah pembelajaran
  3. Melakukan asesmen awal untuk mengetahui kesiapan murid
  4. Memberikan lembar kerja untuk langsung dikerjakan
    Pilihan: A 3, 4 — B 2, 3 — C 1, 3 — D 1, 2
    Jawaban: C (1 dan 3)

Fungsi utama prompt verbal untuk murid ADHD adalah…

Pilihan:
A Memberikan motivasi tambahan
B Menstimulasi kemampuan kognitif
C Mengembalikan perhatian ke aktivitas pembelajaran
D Mengarahkan murid merespon instruksi secara mandiri
Jawaban: C

Related posts