Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 : ATP, CP, Modul Ajar, Prota, Promes

Menghadapi tahun ajaran baru dengan semangat Kurikulum Merdeka, guru diharapkan dapat menyusun perangkat pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka secara sistematis, relevan, dan menyenangkan. Perangkat ini menjadi landasan penting dalam membentuk proses pembelajaran yang mendalam (deep learning), kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Dalam kurikulum terbaru ini, seni rupa tak hanya dipandang sebagai pelajaran keterampilan, melainkan juga sebagai wahana ekspresi, refleksi, dan kolaborasi lintas disiplin.

Dengan menyusun ATP, CP, Modul Ajar, Prota, dan Promes secara utuh, guru dapat memastikan pembelajaran berlangsung secara utuh dari semester 1 hingga 2. Semua dokumen ini memiliki fungsi masing-masing dalam menunjang ketercapaian tujuan pembelajaran yang selaras dengan capaian pembelajaran di fase C. Artikel ini akan membahas secara detail setiap komponen perangkat tersebut, lengkap dengan tautan unduhannya untuk mempermudah implementasi di kelas.


A. Tabel Download Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka

Berikut ini adalah tabel download perangkat pembelajaran yang dapat digunakan langsung oleh guru seni budaya (khususnya seni rupa) dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di kelas 5 SD:

NoNama PerangkatTautan Unduh
1.Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum MerdekaDownload Drive
2.ATP Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum MerdekaDownload PDF
3.CP Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum MerdekaDownload PDF
4.Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum MerdekaDownload PDF
5.Prota Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum MerdekaDownload PDF
6.Promes Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum MerdekaDownload PDF

B. Konsep Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Dalam Kurikulum Terbaru

Dalam Kurikulum Merdeka, perangkat pembelajaran tidak lagi disusun semata berdasarkan materi ajar, tetapi pada tujuan pembelajaran yang dikembangkan secara bertahap dari yang sederhana hingga kompleks. Perangkat pembelajaran ini mendukung prinsip pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful.

Komponen Utama Perangkat Pembelajaran:

  1. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
    • Rangkaian sistematis tujuan pembelajaran yang berurutan dan progresif.
    • Menghubungkan antara kegiatan belajar dengan capaian pembelajaran.
    • Contoh ATP Seni Rupa: menggambar ekspresif, membuat karya kolase, eksplorasi tekstur, dsb.
  2. Capaian Pembelajaran (CP):
    • Target kompetensi pada akhir fase (fase C untuk kelas 5).
    • Mencakup pengetahuan seni, keterampilan berkarya, dan sikap apresiatif terhadap seni.
  3. Modul Ajar:
    • Panduan pembelajaran terstruktur yang memuat kegiatan, media, asesmen, dan diferensiasi.
    • Dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa dan konteks lokal.
  4. Program Tahunan (Prota):
    • Jadwal distribusi materi selama satu tahun.
    • Berfungsi untuk merancang waktu pelaksanaan setiap unit pembelajaran.
  5. Program Semester (Promes):
    • Rincian jadwal pembelajaran per semester.
    • Disusun berdasarkan Prota dan kalender pendidikan.
  6. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP):
    • Indikator pencapaian siswa terhadap tiap tujuan pembelajaran.
    • Memudahkan guru dalam asesmen formatif dan sumatif.
  7. Pemetaan Tujuan Pembelajaran:
    • Menghubungkan tujuan pembelajaran dengan CP dan ATP.
    • Memastikan distribusi tujuan merata dan selaras.

C. Gambaran Umum Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka (Deep Learning)

Pendekatan pembelajaran seni rupa dalam Kurikulum Merdeka tidak sekadar melatih keterampilan teknis, tetapi menekankan pada pembelajaran mendalam (deep learning) melalui eksplorasi, refleksi, dan apresiasi seni.

Karakteristik Pembelajaran Seni Rupa Kurikulum Merdeka:

  • Tematik dan Kontekstual: Misalnya, membuat karya dari bahan alam sekitar atau mengangkat tema budaya lokal.
  • Berbasis Proyek dan Kolaboratif: Siswa diajak menyelesaikan proyek bersama, seperti membuat mural kelas.
  • Reflektif dan Apresiatif: Guru memberikan ruang bagi siswa untuk menjelaskan makna di balik karya mereka.
  • Menggunakan Media Beragam: Menggambar, melukis, kolase, patung dari bahan daur ulang, dan digital art.
  • Mendorong Inovasi dan Kreativitas: Tidak terpaku pada hasil akhir, tetapi pada proses eksplorasi seni.

Contoh Aktivitas Deep Learning dalam Seni Rupa:

AktivitasTujuan PembelajaranAsesmen
Menggambar ekspresi wajahMengekspresikan emosi melalui garis dan warnaObservasi hasil karya dan refleksi siswa
Membuat kolase bertema “Lingkungan”Mengembangkan komposisi bentuk dan teksturPenilaian proyek dan presentasi
Diskusi tentang karya seni daerahMeningkatkan apresiasi terhadap seni budaya lokalLembar refleksi dan tanya jawab

Daftar Strategi Pembelajaran yang Disarankan:

  • Model Problem-Based Learning (PBL)
  • Discovery Learning
  • Project-Based Learning (PjBL)
  • Differentiated Instruction
  • Umpan balik formatif yang membangun

Penutup

Dengan memahami struktur dan fungsi dari setiap perangkat pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka, guru dapat merancang proses pembelajaran yang tidak hanya efektif, tetapi juga menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi inovasi, eksplorasi seni, dan penguatan karakter siswa melalui karya seni. Pastikan semua dokumen—ATP, CP, Modul Ajar, Prota, dan Promes—tersusun lengkap agar pembelajaran berjalan sistematis dan selaras dengan capaian pembelajaran.

Maka dari itu, mari optimalkan proses belajar seni rupa dengan menyusun perangkat pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka secara menyeluruh, agar setiap siswa tidak hanya mampu menghasilkan karya, tetapi juga mampu mengekspresikan diri, berpikir kritis, dan mencintai budaya bangsanya.

Related posts