Struktur dan Contoh KSP 2026 SD, SMP, SMA dan SMK Deep Learning (PDF)

Download contoh KSP SD, SMP, SMA dan SMK 2026/2027 Terbaru di sini. Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tahun ajaran 2026/2027 disusun dengan memperhatikan karakteristik satuan pendidikan, visi, misi, tujuan, pengorganisasian pembelajaran, rencana pembelajaran, serta evaluasi dan pengembangan. Implementasinya dapat mengintegrasikan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai pendekatan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, menggembirakan, dan holistik.

Pada setiap jenjang, struktur KSP 2026 memiliki kerangka umum yang serupa, tetapi penerapannya disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan satuan pendidikan. SD lebih menekankan fondasi perkembangan peserta didik, SMP menyesuaikan dengan karakteristik remaja, SMA mengarah pada pendalaman kompetensi dan kesiapan pendidikan lanjutan, sedangkan SMK memiliki kekhususan berupa keterkaitan dengan program keahlian dan kebutuhan dunia kerja.

Download Contoh KSP 2026 SD, SMP, SMA dan SMK

Contoh KSP 2026/2027 dapat digunakan sebagai bahan untuk memahami susunan dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan pada masing-masing jenjang. Dokumen tersebut dapat disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, visi, misi, tujuan, serta kondisi masing-masing satuan pendidikan.

Tabel Download KSP 2026/2027

No.Nama FileLink Download
1KSP SD 2026/2027Download
2KSP SMP 2026/2027Download
3KSP SMA 2026/2027Download
4KSP SMK 2026/2027Download

Tanya Jawab Seputar Struktur dan Contoh KSP 2026 SD, SMP, SMA dan SMK Deep Learning

1. Apa yang dimaksud dengan KSP 2026?

KSP 2026 merupakan Kurikulum Satuan Pendidikan untuk tahun ajaran 2026/2027 yang dikembangkan berdasarkan kerangka dasar dan struktur kurikulum nasional, visi, misi, karakteristik satuan pendidikan, serta Standar Nasional Pendidikan. Proses pengembangannya mencakup analisis karakteristik satuan pendidikan, perumusan visi, misi dan tujuan, pengorganisasian pembelajaran, penyusunan rencana pembelajaran, serta evaluasi, pengembangan profesional dan pendampingan.

2. Apakah Deep Learning merupakan kurikulum baru?

Tidak. Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning bukan nama kurikulum baru. Berdasarkan bahan yang tersedia, Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tetap mempertahankan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, tetapi memperkuat arah pembelajaran melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam.

3. Bagaimana struktur KSP SD 2026?

Struktur KSP SD 2026 dapat terdiri atas lima bagian utama, yaitu Karakteristik Satuan Pendidikan, Visi, Misi, dan Tujuan, Pengorganisasian Pembelajaran, Rencana Pembelajaran, serta Evaluasi dan Pengembangan KSP. Karakteristik satuan pendidikan dapat mencakup peserta didik, guru, kondisi sosial budaya, lingkungan sekolah, sarana prasarana, potensi daerah, hasil evaluasi atau Rapor Pendidikan, dan kebutuhan belajar peserta didik.

4. Bagaimana contoh implementasi Deep Learning di SD?

Contohnya dapat menggunakan tema Lingkungan Sekolah. Murid melakukan kegiatan mengamati lingkungan, menemukan masalah, mengumpulkan data, berdiskusi, mencari solusi, membuat produk, mempresentasikan hasil, kemudian melakukan refleksi. Pola tersebut menempatkan peserta didik tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengalaman belajar.

5. Bagaimana struktur KSP SMP 2026?

KSP SMP 2026 memiliki struktur dasar yang sama dengan jenjang lainnya, tetapi pengalaman belajar disesuaikan dengan karakteristik remaja. Pengorganisasian pembelajaran dapat mencakup intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, muatan lokal, program literasi, numerasi, pengembangan karakter, serta Koding dan AI sesuai ketentuan. Rencana pembelajaran dapat mencakup CP Fase D, tujuan pembelajaran, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran lintas disiplin, asesmen, dan refleksi.

6. Apa contoh Deep Learning untuk SMP?

Contoh yang diberikan dalam bahan adalah topik Sampah Plastik. Peserta didik dapat melakukan observasi sampah di sekolah, mengumpulkan data, mengelompokkan jenis sampah, menganalisis penyebab, melakukan penelitian sederhana, berdiskusi, menyusun solusi, membuat kampanye, mempresentasikan hasil, dan melakukan refleksi. Kegiatan tersebut dapat mengintegrasikan IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Informatika, Pendidikan Pancasila, dan mata pelajaran lainnya.

7. Bagaimana struktur KSP SMA 2026?

KSP SMA 2026 dapat mencakup karakteristik satuan pendidikan, visi-misi dan tujuan, pengorganisasian pembelajaran, rencana pembelajaran, serta evaluasi dan pengembangan. Fokusnya dapat diarahkan pada karakter, penalaran, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, serta kesiapan melanjutkan pendidikan dan/atau kehidupan bermasyarakat. Rencana pembelajaran dapat mencakup Fase E, Fase F, CP, tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, asesmen, proyek atau kegiatan kontekstual, dan refleksi.

8. Apa contoh Deep Learning untuk SMA?

Contoh yang diberikan adalah tema Perubahan Iklim yang dapat dikerjakan secara lintas disiplin. Biologi membahas dampak terhadap ekosistem, Geografi membahas perubahan lingkungan, Matematika melakukan analisis data, Bahasa Indonesia menyusun laporan penelitian, Informatika melakukan visualisasi data, Ekonomi membahas dampak terhadap ekonomi, dan Pendidikan Pancasila membahas tanggung jawab masyarakat.

9. Apa kekhususan KSP SMK 2026?

KSP SMK 2026 memiliki kekhususan karena analisisnya tidak hanya memperhatikan karakteristik satuan pendidikan, tetapi juga karakteristik program keahlian dan kebutuhan dunia kerja. Dokumen dapat memuat program keahlian, konsentrasi keahlian, kebutuhan industri, potensi wilayah, praktik, pembelajaran berbasis proyek, Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta kegiatan bersama dunia kerja. Tujuan pendidikan juga perlu berkaitan dengan kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja.

10. Apa saja aspek utama Deep Learning dalam KSP 2026?

Implementasi Pembelajaran Mendalam dalam KSP 2026 memiliki empat aspek yang perlu terlihat, yaitu berkesadaran, bermakna, menggembirakan, dan holistik. Berkesadaran berarti murid memahami apa yang dipelajari dan mengapa pembelajaran tersebut penting, sedangkan bermakna menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman dan kehidupan nyata. Pembelajaran menggembirakan menciptakan pengalaman positif, menantang, dan memotivasi, sementara pendekatan holistik mengembangkan aspek karakter, sosial, emosional, fisik, kreativitas, dan kompetensi lainnya.

Penutup

Struktur dan Contoh KSP 2026 SD, SMP, SMA dan SMK Deep Learning pada dasarnya memiliki kerangka yang sama, yaitu karakteristik satuan pendidikan, visi-misi dan tujuan, pengorganisasian pembelajaran, rencana pembelajaran, serta evaluasi dan pengembangan. Perbedaan penerapannya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing jenjang, dengan SMK memiliki kekhususan berupa keterkaitan yang kuat dengan program keahlian dan kebutuhan dunia kerja. Sementara itu, Deep Learning bukan kurikulum baru, melainkan pendekatan yang diintegrasikan dalam kurikulum dan mendorong pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, menggembirakan, dan holistik.

Related posts