Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah : Menghapus Dosa, Menambah Pahala, dan Mendekatkan Diri Kepada Allah

Mari kita bahas Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah yang menjadi salah satu amalan sunnah istimewa menjelang Hari Raya Idul Adha. Puasa Tarwiyah yang dilakukan pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama bagi mereka yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.

Bulan Dzulhijjah dikenal sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam. Pada sepuluh hari pertama bulan ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunnah. Puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi ibadah yang sering dilakukan karena dipercaya memiliki pahala besar, menghapus dosa, serta menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pengertian Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Sementara itu, puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Kedua puasa ini termasuk amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Nama “Arafah” berasal dari Padang Arafah, tempat jamaah haji melaksanakan wukuf. Sedangkan “Tarwiyah” berasal dari tradisi jamaah haji zaman dahulu yang mempersiapkan bekal air sebelum menuju Arafah.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Berikut perkiraan jadwal puasa sunnah menjelang Idul Adha 2026 berdasarkan kalender Hijriah 1447 H:

Jenis PuasaTanggal HijriahTanggal Masehi 2026Hari
Puasa Tarwiyah8 Dzulhijjah 1447 H25 Mei 2026Senin
Puasa Arafah9 Dzulhijjah 1447 H26 Mei 2026Selasa
Idul Adha10 Dzulhijjah 1447 H27 Mei 2026Rabu

Jadwal tersebut masih dapat berubah sesuai hasil sidang isbat pemerintah Indonesia.

Keutamaan Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah memiliki banyak keistimewaan bagi umat Muslim yang menjalankannya dengan ikhlas. Meskipun terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai kekuatan hadis khusus puasa Tarwiyah, banyak ulama tetap membolehkan pelaksanaannya dalam konteks keutamaan amal atau fadhailul a’mal.

Beberapa Keutamaan Puasa Tarwiyah

  • Menjadi bagian dari amal saleh di sepuluh hari pertama Dzulhijjah
  • Melatih kesabaran dan pengendalian diri
  • Menambah pahala ibadah menjelang Idul Adha
  • Membantu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT
  • Menjadi bentuk persiapan spiritual sebelum Hari Raya Kurban

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa selama satu tahun, meskipun sebagian ulama menilai hadis tersebut lemah. Namun, puasa pada awal Dzulhijjah tetap dianjurkan karena termasuk amal saleh yang dicintai Allah SWT.

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa Arafah merupakan salah satu puasa sunnah paling utama dalam Islam. Keutamaannya disebutkan dalam hadis sahih riwayat Muslim bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Keutamaan Puasa Arafah

  1. Menghapus Dosa Dua Tahun
    Puasa Arafah dipercaya dapat menjadi penghapus dosa kecil selama dua tahun, yaitu satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya.
  2. Mendapat Pahala Besar
    Hari Arafah merupakan salah satu hari paling mulia dalam Islam sehingga amal ibadah yang dilakukan akan mendapatkan pahala berlipat.
  3. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT
    Puasa membantu umat Muslim meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
  4. Menjadi Hari Pembebasan Dari Api Neraka
    Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa Hari Arafah adalah hari ketika Allah SWT paling banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka.

Dalil Tentang Keutamaan Puasa Arafah

Berikut salah satu hadis tentang keutamaan puasa Arafah:

Lafal Hadis

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً

Artinya

“Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan yang akan datang.”

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Muslim dan menjadi dasar utama dianjurkannya puasa Arafah bagi umat Islam yang tidak berhaji.

Orang Yang Dianjurkan Menjalankan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa sunnah ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sementara bagi jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah, puasa Arafah tidak dianjurkan karena dikhawatirkan mengurangi kekuatan fisik saat menjalankan ibadah haji.

Yang Dianjurkan Berpuasa

  • Umat Islam yang sehat
  • Tidak sedang bepergian jauh
  • Tidak memiliki uzur syar’i
  • Tidak sedang menjalankan ibadah haji

Tata Cara Menjalankan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Secara umum, tata cara kedua puasa ini sama seperti puasa sunnah lainnya.

Langkah-Langkah Puasa

  1. Membaca niat pada malam hari
  2. Makan sahur sebelum imsak
  3. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
  4. Memperbanyak ibadah dan doa
  5. Menyegerakan berbuka saat magrib

Selain berpuasa, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak amalan berikut:

  • Berdzikir dan bertakbir
  • Membaca Al-Qur’an
  • Bersedekah
  • Memperbanyak doa
  • Menjaga ucapan dan perilaku

Hikmah Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga memiliki hikmah besar dalam kehidupan seorang Muslim.

Hikmah Yang Dapat Diperoleh

  • Melatih kesabaran
  • Menumbuhkan rasa syukur
  • Membersihkan hati dan jiwa
  • Membiasakan diri beribadah
  • Meningkatkan kepedulian sosial

Dengan menjalankan puasa sunnah ini, umat Muslim diharapkan semakin dekat dengan Allah SWT serta lebih siap menyambut Hari Raya Idul Adha dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

Kesimpulan

Memahami Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah sangat penting bagi umat Islam agar semakin semangat menjalankan ibadah sunnah di bulan Dzulhijjah. Kedua puasa ini memiliki banyak manfaat, mulai dari menghapus dosa, menambah pahala, hingga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan niat yang ikhlas dan pelaksanaan yang baik, puasa Tarwiyah dan Arafah dapat menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan ketakwaan serta menyambut Idul Adha dengan hati yang lebih bersih dan penuh rasa syukur.

Related posts