Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka 2026/2027 (Deep Learning)

Download Contoh Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka 2026/2027 (Deep Learning) sebagai referensi administrasi pembelajaran harian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru. Jurnal ini membantu mencatat pelaksanaan pembelajaran, materi, tujuan pembelajaran, asesmen, kehadiran, aktivitas siswa, serta refleksi guru secara lebih terstruktur.

Kami menyediakan template jurnal harian, selain contoh langsungnya, sehingga guru dapat memilih dokumen yang paling sesuai untuk digunakan dalam penyusunan administrasi pembelajaran. Format tersebut dapat dikembangkan berdasarkan ATP, Modul Ajar, karakteristik peserta didik, mata pelajaran, dan kegiatan pembelajaran yang berlangsung di kelas 1 SD/MI.

Download Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka 2026/2027

Prolog Download berikut memuat pilihan template yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan jurnal harian guru kelas 1 SD/MI. Guru dapat menyesuaikan identitas sekolah, jadwal, materi, tujuan pembelajaran, asesmen, dan refleksi sesuai pelaksanaan pembelajaran.

Tabel Download Template Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI

No.Nama FileLink Download
1Template Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 1 Kurikulum MerdekaDownload
2Template Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 2 Kurikulum MerdekaDownload

Tabel Download Contoh Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI

No.Nama FileLink Download
1Contoh Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 1 Kurikulum MerdekaDownload
2Contoh Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 2 Kurikulum MerdekaDownload

Tanya Jawab Seputar Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka 2026/2027

1. Apa yang dimaksud Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI?

Jurnal harian guru adalah catatan administratif dan reflektif yang digunakan untuk mendokumentasikan pelaksanaan pembelajaran dari hari ke hari. Untuk kelas 1 SD/MI, jurnal dapat mencatat kegiatan belajar yang berlangsung, materi yang diberikan, tujuan pembelajaran, metode, media, asesmen, kehadiran siswa, serta hasil refleksi guru. Dokumen ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran telah direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis.

2. Apa saja isi Jurnal Harian Guru Kelas 1 Semester 1 dan 2?

Komponen jurnal umumnya meliputi identitas sekolah dan guru, kelas, semester, tahun ajaran, hari dan tanggal, mata pelajaran, bab atau unit, topik, serta tujuan pembelajaran. Selanjutnya dapat dicantumkan metode pembelajaran, sumber dan media belajar, asesmen, kehadiran siswa, keaktifan peserta didik, integrasi penguatan karakter, refleksi, dan tindak lanjut. Komponen tersebut dapat disesuaikan dengan format administrasi yang digunakan oleh sekolah.

3. Apakah Jurnal Harian Guru Kelas 1 harus menggunakan ATP?

Jurnal harian sebaiknya memiliki keterkaitan dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), karena tujuan pembelajaran yang dicatat perlu menggambarkan kompetensi yang sedang dikembangkan. Guru dapat mengambil tujuan pembelajaran yang relevan dari perencanaan pembelajaran kemudian mencatat pelaksanaannya dalam jurnal. Dengan demikian, jurnal tidak hanya menjadi catatan kegiatan, tetapi juga menunjukkan hubungan antara perencanaan dan praktik pembelajaran.

4. Apa hubungan Jurnal Harian dengan Modul Ajar?

Modul Ajar menjadi salah satu acuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, sedangkan jurnal harian mencatat bagaimana pembelajaran tersebut benar-benar berlangsung pada tanggal tertentu. Guru dapat mencatat materi, tujuan pembelajaran, aktivitas, metode, media, dan asesmen yang digunakan berdasarkan perencanaan dalam Modul Ajar. Jika terjadi penyesuaian selama pembelajaran, perubahan tersebut juga dapat dicatat melalui bagian refleksi atau keterangan.

5. Apa perbedaan Jurnal Harian Semester 1 dan Semester 2?

Semester 1 biasanya berisi pembelajaran pada bagian awal tahun ajaran, termasuk proses adaptasi siswa kelas 1 terhadap lingkungan sekolah dan pembentukan budaya belajar. Semester 2 melanjutkan tujuan dan materi pembelajaran yang telah direncanakan serta diarahkan pada pencapaian kompetensi berikutnya. Karena itu, jurnal semester 1 dan semester 2 sebaiknya dibuat terpisah agar dokumentasi pembelajaran lebih mudah ditata dan ditelusuri.

6. Apakah asesmen perlu dicantumkan dalam jurnal?

Ya, pencatatan asesmen dapat membantu guru mendokumentasikan cara mengetahui perkembangan belajar peserta didik. Asesmen dapat berupa observasi, tanya jawab, praktik, hasil pekerjaan, performa, maupun bentuk asesmen lainnya yang relevan dengan tujuan pembelajaran. Catatan tersebut tidak harus panjang, tetapi sebaiknya memberikan informasi mengenai ketercapaian tujuan pembelajaran dan kebutuhan tindak lanjut.

7. Mengapa refleksi guru penting dalam Jurnal Harian?

Refleksi membantu guru menilai efektivitas pembelajaran yang baru saja dilaksanakan. Guru dapat mencatat bagian pembelajaran yang berhasil, kesulitan siswa, materi yang masih belum dipahami, kendala penggunaan media, serta hal-hal yang perlu diperbaiki. Hasil refleksi kemudian dapat menjadi dasar untuk menentukan kegiatan berikutnya, termasuk remedial, pengayaan, pengulangan materi, atau perubahan strategi pembelajaran.

8. Apakah kehadiran dan keaktifan siswa perlu dicatat?

Kehadiran dapat dicantumkan sebagai bagian dari dokumentasi pelaksanaan pembelajaran, terutama ketika terdapat siswa yang tidak mengikuti kegiatan belajar. Guru juga dapat memberikan catatan singkat mengenai keaktifan siswa apabila hal tersebut berkaitan dengan proses pembelajaran. Catatan tersebut dapat membantu guru mengenali peserta didik yang membutuhkan perhatian, pendampingan, atau strategi pembelajaran yang berbeda.

9. Bagaimana penerapan Deep Learning dalam jurnal harian?

Pendekatan pembelajaran mendalam dapat tercermin melalui kegiatan yang mendorong siswa memahami konsep, menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman, berpikir, berinteraksi, mencoba, dan melakukan refleksi. Dalam jurnal, guru dapat mencatat aktivitas pembelajaran yang menunjukkan keterlibatan aktif siswa dan pemaknaan terhadap materi. Untuk kelas 1 SD/MI, penerapannya perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak melalui kegiatan yang konkret, kontekstual, menyenangkan, dan bermakna.

10. Apakah format Jurnal Harian Guru Kelas 1 dapat dimodifikasi?

Format jurnal dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan guru selama komponen penting yang diperlukan tetap terdokumentasi. Guru dapat menambahkan kolom materi, tujuan pembelajaran, kegiatan, asesmen, kehadiran, refleksi, atau tindak lanjut sesuai kebutuhan. Template yang tersedia sebaiknya dipandang sebagai dasar yang dapat dikembangkan, bukan sebagai format yang harus digunakan secara kaku untuk semua sekolah.

Penutup

Jurnal Harian Guru Kelas 1 SD/MI Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka 2026/2027 (Deep Learning) adalah perangkat administrasi yang membantu guru mencatat pelaksanaan pembelajaran secara sistematis sekaligus melakukan refleksi terhadap perkembangan peserta didik. Dengan mencakup tujuan pembelajaran, materi, metode, media, asesmen, kehadiran, keaktifan, dan tindak lanjut, jurnal dapat menjadi dokumentasi penting dalam proses pembelajaran kelas 1 SD/MI. Template dan contoh yang tersedia dapat disesuaikan dengan ATP, Modul Ajar, karakteristik siswa, serta kebutuhan pembelajaran di sekolah masing-masing.

Related posts