Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6 (Terbaru) (Beberapa Varial Soal) (Pelatihan Pintar Kemenag 2026)

Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6 (Terbaru) (Beberapa Varial Soal) (Pelatihan Pintar Kemenag 2026) ini memuat berbagai latihan soal dan pembahasan yang berkaitan dengan nilai nasionalisme, moderasi beragama, budaya lokal, dan keteladanan tokoh bangsa. Materi ini menjadi bagian penting dalam Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang bertujuan membangun karakter cinta tanah air yang humanis dan religius.

Melalui materi ini, peserta pelatihan diajak memahami bahwa cinta tanah air tidak bertentangan dengan nilai keimanan. Kehadiran Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6 (Terbaru) (Beberapa Varial Soal) (Pelatihan Pintar Kemenag 2026) diharapkan membantu peserta memahami hubungan antara nasionalisme, kemanusiaan, budaya, dan spiritualitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

A. Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6

Materi pada bagian ini membahas berbagai konsep cinta tanah air dalam perspektif Kurikulum Berbasis Cinta. Pembelajaran diarahkan pada penguatan identitas nasional, penghargaan terhadap budaya lokal, semangat persatuan, serta keteladanan tokoh bangsa dalam menjaga integritas dan kemanusiaan.

Tabel Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6

Varial SoalNama FileLink Baca
1Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6Baca
2Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6Baca
3Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6Baca
4Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6Baca

B. Soal dan Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6

1. Kenduri atau selamatan yang berkembang di berbagai suku sering mempraktikkan doa yang tidak sesuai syariat. Strategi yang paling tepat adalah …

A. Memperkenalkan kenduri kepada siswa
B. Mempraktikkan kenduri di pesantren
C. Mengganti bahasa dalam kenduri
D. Mengubah doa agar sesuai syariat

Jawaban: D


2. Andi sering menunda tugas karena terpengaruh cerita yang didengarnya sejak kecil. Makna yang tepat adalah …

A. Lingkungan lebih berpengaruh daripada cerita
B. Narasi yang berulang dapat membentuk mindset dan kebiasaan
C. Kebiasaan menunda hanya karena malas
D. Cerita tidak berhubungan dengan perilaku nyata

Jawaban: B


3. Dalam perspektif irfani, budaya lokal dianggap bernilai karena …

A. Menjadi simbol politik
B. Menjadi identitas sosial
C. Menggantikan agama
D. Menjadi manifestasi kearifan dan tajalli nilai Ilahi

Jawaban: D


4. Fenomena “Kabur saja dulu” dikaitkan dengan semangat cinta tanah air menunjukkan bahwa …

A. Bekerja di luar negeri lebih menguntungkan
B. NKRI harga mati tanpa pengecualian
C. Pemerintah sepenuhnya salah
D. Bekerja di luar negeri boleh, tetapi tetap mencintai Indonesia

Jawaban: D


5. Lagu nasional mampu menembus “barier logika” karena …

A. Menjadi alat kontrol sosial
B. Nada lebih penting dari lirik
C. Menjadi alat menakut-nakuti musuh
D. Membangun pengalaman emosional yang menyatukan bangsa

Jawaban: D


6. Mengapa metode cerita perjuangan dianggap lebih efektif dibanding hafalan sejarah?

A. Cerita lebih mudah dipahami logika
B. Hafalan membuat siswa cepat lupa
C. Cerita lebih singkat
D. Cerita menyentuh aspek afektif dan menciptakan empati

Jawaban: D


7. Keteladanan Rasulullah dalam menanamkan cinta tanah air ditunjukkan dengan …

A. Hijrah meninggalkan tanah kelahiran
B. Mengaitkan doa Rasulullah untuk Madinah dengan tanggung jawab sosial
C. Mempertahankan semua tradisi lokal
D. Membatasi cinta tanah air pada ibadah personal

Jawaban: B


8. Kepala madrasah melarang seluruh budaya asing demi nasionalisme. Penilaian yang tepat adalah …

A. Kurang tepat karena dapat menumbuhkan sikap tertutup
B. Tepat selama budaya lokal prioritas
C. Netral
D. Tepat demi melindungi nasionalisme

Jawaban: A


9. Mengapa Mohammad Natsir memilih menyerang pikiran lawan, bukan pribadi lawan?

A. Tidak punya informasi pribadi lawan
B. Agar perdebatan fokus pada solusi bangsa
C. Agar terlihat populer
D. Karena menyerang pribadi terlalu mudah

Jawaban: B


10. Sikap Buya Hamka yang tetap mendoakan orang yang pernah menyakitinya menunjukkan …

A. Menghindari tanggung jawab sejarah
B. Mengutamakan kepentingan publik
C. Mengaburkan benar dan salah
D. Memisahkan ranah personal, politik, dan kemanusiaan secara bijak

Jawaban: D

Penutup

Kunci Jawaban 7.6 Cinta Tanah Air – Bagian 6 (Terbaru) (Beberapa Varial Soal) (Pelatihan Pintar Kemenag 2026) adalah bahan pembelajaran yang membantu peserta memahami pentingnya nasionalisme yang humanis, religius, dan menghargai keberagaman budaya. Dengan memahami materi ini, peserta diharapkan mampu menanamkan nilai cinta tanah air melalui pendidikan, keteladanan, dan sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari.

Related posts