Atom sulfur dapat berikatan kovalen dengan atom F dan memenuhi kaidah oktet untuk membentuk molekul SF2. Lebih lanjut, atom sulfur juga dapat membentuk molekul SF4 dan SF6 yang stabil meskipun tidak memenuhi kaidah oktet. Meskipun memiliki atom pusat dan atom terikat yang sama, molekul SF2 bersifat polar, sementara molekul SF6 bersifat nonpolar. Mengapa ini dapat terjadi?
Kunci Jawaban :
SF2 memiliki geometri pasangan elektron tetrahedral. Namun, adanya pasangan elektron bebas menyebabkan bentuk molekulnya menjadi bengkok. Akibatnya, SF2 memiliki momen dipol yang tidak nol sehingga bersifat polar. Sementara, SF6 memiliki geometri pasangan ikatan oktahedral. Karena tidak ada pasangan elektron bebas maka semua pasangan elektron tersebut dipakai untuk berikatan sehingga bentuk molekulnya tetap oktahedral. Semua ikatannya saling meniadakan sehingga momen dipolnya sama dengan nol. Hal inilah yang menyebabkan SF6 bersifat nonpolar.