Emas merupakan salah satu unsur logam mulia. Sifat mulia ini karena unsur emas bersifat stabil (tidak mudah bereaksi). Karena nilai komersial dan kilapnya yang menarik maka emas banyak digunakan sebagai perhiasan. Kadar emas di dalam perhiasan umumnya disebut dengan karat, seperti emas 24 karat, 23 karat, 22 karat, dan seterusnya. Berkurangnya nilai karat ini menandakan bertambahnya jumlah unsur logam lain selain emas yang ditambahkan untuk membuat campuran perhiasan emas tersebut. Semakin kecil nilai karatnya biasanya akan menghasilkan perhiasan dengan bentuk yang lebih variatif dibandingkan emas 24 karat. Mengapa demikian?

Emas merupakan salah satu unsur logam mulia. Sifat mulia ini karena unsur emas bersifat stabil (tidak mudah bereaksi). Karena nilai komersial dan kilapnya yang menarik maka emas banyak digunakan sebagai perhiasan. Kadar emas di dalam perhiasan umumnya disebut dengan karat, seperti emas 24 karat, 23 karat, 22 karat, dan seterusnya. Berkurangnya nilai karat ini menandakan bertambahnya jumlah unsur logam lain selain emas yang ditambahkan untuk membuat campuran perhiasan emas tersebut. Semakin kecil nilai karatnya biasanya akan menghasilkan perhiasan dengan bentuk yang lebih variatif dibandingkan emas 24 karat. Mengapa demikian?

Kunci Jawaban :

Karat emas berkurang dikarenakan adanya penambahan logam lain pada campuran logam emas tersebut. Biasanya toko emas menambahkan logam lain sehingga kadar emasnya tidak 100%.

Emas 22 karat terdiri atas 91,6% logam emas (Au) dan 8,3% logam perak (Ag). Penambahan logam lain ini mengakibatkan kerapatan atom-atom penyusun logam menjadi berkurang karena perbedaan jari-jari atom dari dua unsur yang berbeda. Hal memberikan keuntungan karena emas menjadi mudah dibentuk sehingga emas 22 karat memiliki bentuk perhiasan yang lebih bervariasi dibandingkan emas 24 karat.

Related posts