Kutipan berita berikut untuk soal nomor 35-39!
Jadikan UN Seperti Ingin Selfie
1) Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud, Nizam, mengimbau supaya anak-anak tidak menganggap Ujian Nasional (UN) sebagai momok yang menakutkan. Jadikan UN sebagai moment ketika ingin selfie.
2) “Jadi, kita ingin anak-anak tidak menjadikan UN sebagai momok. Akan tetapi, anggap UN itu seperti mau selfie-lah,” kata Nizam dalam program “Trending Topic Metro TV,” Kamis (29/1/2015).
3) Untuk menjadikan moment UN dengan riang sama seperti selfie, UN tahun 2015 tidak lagi dijadikan syarat kelulusan siswa. Namun, semua siswa tetap harus mengikuti pelaksanaan ujian.
4) “Jadi, boleh bergembira sekarang, UN tahun 2015 insyaallah tidak lagi menjadi syarat kelulusan. Pemerintah melakukan pemetaan dari capaian siswa,” imbuh Nizam.
5) Menurut Nizam, UN hanya bertujuan untuk mengukur standar kompetensi kelulusan setiap siswa. Akan tetapi, kelulusan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada setiap sekolah. Proses penilaian anak sudah dilakukan sejak awal masuk jenjang sekolah. Jadi, sekolah mengetahui kemampuan anak didiknya. Sementara itu, tugas pemerintah adalah melihat ketercapaian standar dari kemampuan anak tersebut.
Informasi pokok terdapat dalam kepala atau lead berita adalah …
a. Pemetaan terhadap pencapaian belajar siswa.
b. Kelulusan siswa ditentukan oleh sekolah terkait.
c. Imbauan menjadikan UN sebagai moment ketika ingin selfie.
d. Ajakan menghilangkan rasa takut menghadapi UN.
e. Imbauan menciptakan suasana riang menghadapi UN.
Jawaban : C