Pernahkah kalian memiliki pengalaman batin yang sama dengan nukilan penyair pada bait-1 puisi di atas? Jika pernah, kemukakanlah respons kalian terhadap pesan bait tersebut, dengan kadar analisis yang mencerminkan pengalaman batin kalian.
Jawaban:
Pernah. Pengalaman itu terjadi ketika bertemu dengan anak kecil di lampu merah. Dia membawa kaleng yang digunakan untuk menaruh uang yang diberikan orang-orang. Anak kecil tersebut mungkin melupakan tugas sekolah demi mencari uang untuk makan. Peristiwa semacam itu mungkin sudah direncanakan oleh orang dewasa.