Senarai Peribahasa dan Maksud merupakan khazanah bahasa Melayu yang sarat dengan nilai budaya, nasihat hidup, serta kebijaksanaan masyarakat dahulu kala, dan ia masih relevan digunakan dalam komunikasi harian, penulisan karangan sekolah, serta pembelajaran bahasa di Malaysia.
Pengenalan Kepada Peribahasa Melayu
Peribahasa Melayu ialah ungkapan ringkas yang mempunyai makna mendalam. Ia biasanya menggambarkan pengalaman hidup, adat masyarakat, serta nilai moral seperti hormat, kesederhanaan, dan kebijaksanaan.
Antara fungsi peribahasa:
- Menyampaikan nasihat secara halus
- Memperindah bahasa dalam karangan dan ucapan
- Mengajar nilai murni kepada generasi muda
- Mencerminkan budaya dan identiti masyarakat Melayu
Senarai Peribahasa Dan Maksud Mengikut Huruf
Berikut ialah 50 peribahasa Melayu lengkap dengan maksud yang biasa digunakan di Malaysia.
A
- Air dicincang tidak akan putus
- Hubungan keluarga tidak akan terputus.
- Ada udang di sebalik batu
- Ada maksud tersembunyi.
- Ada gula ada semut
- Bila ada keuntungan, ramai datang.
- Air beriak tanda tak dalam
- Orang banyak cakap kurang ilmu.
- Alah bisa tegal biasa
- Kerja sukar jadi mudah dengan latihan.
B
- Bagai aur dengan tebing
- Saling membantu antara satu sama lain.
- Bagai menatang minyak yang penuh
- Menjaga dengan penuh kasih sayang.
- Bagai melepaskan batuk di tangga
- Buat kerja sambil lewa.
- Bagai kaca terhempas ke batu
- Sangat kecewa.
- Bersatu kita teguh, bercerai kita roboh
- Bersatu menjadi kuat.
C – D
- Cubit paha kanan, paha kiri terasa juga
- Kesusahan seseorang dirasai keluarga.
- Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung
- Ikut adat tempat tinggal.
- Ditelan mati emak, diluah mati bapa
- Serba salah membuat keputusan.
- Dapat durian runtuh
- Mendapat rezeki tanpa usaha.
- Di hulu keruh di hilir keruh juga
- Asal buruk, akhir buruk.
E – H
- Hati gajah sama dilapah, hati kuman sama dicecah
- Berkongsi sama rata.
- Harapkan pagar, pagar makan padi
- Orang dipercayai mengkhianat.
- Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri
- Negeri sendiri lebih baik.
- Habis madu sepah dibuang
- Dilupakan selepas tidak diperlukan.
- Hendak seribu daya, tak hendak seribu dalih
- Jika mahu, pasti ada jalan.
I – K
- Jika kail panjang sejengkal, lautan dalam jangan diduga
- Jangan buat kerja luar kemampuan.
- Ikut hati mati, ikut rasa binasa
- Jangan ikut emosi.
- Kera di hutan disusukan, anak di rumah mati kelaparan
- Utamakan orang luar daripada keluarga.
- Kecil tapak tangan, nyiru ditadahkan
- Terima kasih atas pemberian kecil.
- Kalah jadi abu, menang jadi arang
- Kedua-dua pihak rugi.
L – M
- Lain padang lain belalang
- Tempat lain, adat lain.
- Lembu punya susu, sapi dapat nama
- Orang lain buat kerja, orang lain dapat pujian.
- Melentur buluh biarlah dari rebungnya
- Didik anak dari kecil.
- Malu bertanya sesat jalan
- Jangan malu bertanya.
- Masuk kandang kambing mengembek
- Ikut keadaan tempat.
N – R
- Nasi sudah menjadi bubur
- Perkara sudah terlambat.
- Ringan tulang berat perut
- Rajin bekerja mudah rezeki.
- Rambut sama hitam, hati lain-lain
- Setiap orang berbeza perangai.
- Rusa masuk kampung
- Orang tidak biasa dengan suasana baru.
- Retak menanti belah
- Hubungan hampir putus.
S
- Seperti katak di bawah tempurung
- Kurang pengetahuan.
- Seperti anjing dengan kucing
- Selalu bergaduh.
- Seperti api dalam sekam
- Bahaya tersembunyi.
- Seperti kacang lupakan kulit
- Lupa asal usul.
- Seperti lembu dicucuk hidung
- Ikut sahaja tanpa berfikir.
T – Z
- Tak lapuk dek hujan, tak lekang dek panas
- Kekal sepanjang masa.
- Terlajak perahu boleh diundur, terlajak kata buruk padahnya
- Jaga percakapan.
- Tepuk dada tanya selera
- Fikir sendiri sebelum bertindak.
- Yang dikejar tak dapat, yang dikendong berciciran
- Tamak membawa rugi.
- Yang bulat datang bergolek, yang pipih datang melayang
- Rezeki datang tanpa diduga.
- Sudah terhantuk baru terngadah
- Baru sedar selepas susah.
- Buang yang keruh ambil yang jernih
- Pilih yang baik.
- Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
- Suka duka bersama.
- Bulat air kerana pembetung, bulat manusia kerana muafakat
- Sepakat membawa kejayaan.
- Sehari selembar benang, lama-lama jadi kain
- Usaha kecil menjadi besar.
Kepentingan Memahami Peribahasa Dalam Kehidupan
Memahami peribahasa bukan sekadar untuk peperiksaan atau karangan sekolah. Ia juga membantu dalam kehidupan seharian:
- Membentuk akhlak dan budi bahasa
- Memudahkan komunikasi berhemah
- Mengingatkan kita tentang nilai kekeluargaan dan perpaduan
- Memperkayakan kosa kata bahasa Melayu
Sebagai contoh, peribahasa seperti “Bagai aur dengan tebing” mengingatkan kita pentingnya kerjasama dalam masyarakat, manakala “Malu bertanya sesat jalan” mengajar sikap rendah hati untuk menuntut ilmu.
Cara Menggunakan Peribahasa Dalam Penulisan
Dalam penulisan karangan atau ucapan:
- Gunakan peribahasa yang sesuai dengan situasi.
- Jangan terlalu banyak dalam satu perenggan.
- Fahami maksud sebenar sebelum menulis.
- Kaitkan dengan contoh kehidupan sebenar.
Contohnya, dalam karangan tentang perpaduan, gunakan peribahasa seperti “Bersatu kita teguh, bercerai kita roboh.”
Penutup
Kesimpulannya, Senarai Peribahasa dan Maksud bukan sekadar koleksi kata-kata lama, tetapi warisan bahasa yang membawa pengajaran hidup yang berharga. Dengan memahami dan menggunakan peribahasa dalam kehidupan harian, kita dapat memelihara keindahan bahasa Melayu serta menyampaikan nasihat dengan penuh hikmah kepada generasi akan datang. Semoga artikel Senarai Peribahasa dan Maksud ini membantu pelajar, guru, dan pembaca umum mengenali kekayaan budaya bahasa Melayu dengan lebih mendalam.